Narabahasa Gelar Cipta Karya dari Bahasa, Bahas Karya dan Peran AI 

8 hours ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Narabahasa Gelar Cipta Karya dari Bahasa, Bahas Karya dan Peran AI  (Kiri ke kanan) Ivan Lanin, Nenden Lilis Aisyah, Irene Umar, Berto Tukan(MI/Nadhira)

NARABAHASA menggelar Gelar Wicara bertajuk “Cipta Karya dari Bahasa” untuk memperingati hari ulang tahun ke-6 sejak didirikan pada 7 Februari 2020. Acara ini bertujuan menggali bagaimana kekayaan intelektual dalam karya kebahasaan dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin, serta menjaga nilai karya tersebut di tengah perkembangan Akal Imitasi (AI).

Acara ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif; Berto Tukan, Penulis di Komunitas Gudskul; dan Nenden Lilis Aisyah Akademisi dan Penulis.

Diskusi diawali dengan keresahan yang dilontarkan Direktur Narabahasa, Ivan Lanin, mengenai tren generasi sekarang yang tampak lebih menyukai konten visual daripada membaca buku. 

Menanggapi hal tersebut, Irene Umar melihat fenomena ini dari sudut pandang yang lebih luas.

"Menurut aku iya and tidak. Kalau misalnya tidak ada orang yang baca buku lagi, maka toko buku yang lagi viral di Blok M itu tidak akan penuh terus. Dan penuhnya itu penuh dengan orang-orang yang baca buku," ungkap Irene.

Ia menegaskan bahwa perubahan media, baik itu menjadi audio maupun visual, bahasa tetap menjadi fondasi utamanya.

"Tapi yang paling penting adalah kontennya itu tetap berdasarkan bahasa. Kita mau menggunakan apapun juga, bahasa isyarat juga sebuah bahasa kan. Jadi bahasa adalah fondasi daripada sarana-sarana yang ada."

Lebih lanjut, Irene menekankan bahwa masalah minat baca sering kali bukan terletak pada kemauan pembaca, melainkan pada relevansi materi yang disajikan. Ia menceritakan pengalamannya saat mengunjungi penjara anak di Jakarta yang berisi buku-buku berat yang tidak sesuai dengan minat mereka. "(Mereka bilang) Ini anak-anak kita gak bener-bener baca. Jangan salahin anaknya, liat bukunya. Gak relevan kok. Kita ganti (komik) jadi rame. Jadi harus dimulai dengan sesuatu yang menyenangkan, sesuatu yang relevan," tuturnya.

AI sebagai Alat Bantu, Bukan Pengganti

Nenden Lilis Aisyah memberikan pandangan dari sisi akademisi mengenai AI. Menurutnya, kehadiran AI tidak bisa ditolak dan harus dipandang sebagai alat yang memudahkan manusia.

"Keberadaan AI itu tidak bisa ditolak dan justru bisa menjadi alat bantu yang memudahkan kemanusiaan," ujar Nenden.

Namun, ia menegaskan bahwa penggunaan AI yang berlebihan melemahkan kemampuan berpikir atau kognisi manusia. "Kita tetap harus menjaga sisi kemanusiaan dimana secara kognisi juga kita tidak boleh dibiarkan terus melemah karena kegunaan AI terus menerus. Misalnya segala macem menyuruh AI. Oleh karena itu, AI tetap dijadikan sebagai alat bantu."

Pentingnya Bahasa dalam Sebuah Karya

Berto Tukan juga membagikan pengalamannya di komunitas seni mengenai pentingnya bahasa tulisan di semua jenis karya, termasuk seni visual dan musik.

"Bagaimanapun juga dalam pengalaman kalau kita dari teman-teman di komunitas dari beragam latar itu, mau dan tak mau bahasa tulisan itu selalu digunakan dalam macam-macam karya. Contoh paling sederhana, sevisual-visualnya sebuah pameran seni visual, dia butuh katalog. Hanya suara dari konteks musik atau sound art, dia juga tetap butuh penjelasan-penjelasan tertulis," jelas Berto.

Ia juga menjelaskan bahwa penulis sering menjadi jembatan bagi seniman lain untuk mengungkapkan ide yang sulit dijelaskan. "Aku percaya sih bahasa tulisan itu, hampir di semua cabang karya itu butuh bahasa tulisan. Kadang-kadang (mereka yang di bidang tulis-menulis) berperan untuk menjadi jembatan antara kosa-kata musik, ketemunya dengan kosa-kata sendiri."

Menutup diskusi, Ivan Lanin pun turut memberikan pandangan bahwa kemampuan menuangkan ide ke dalam tulisan adalah sebuah tantangan besar tetapi penting. 

"Kemampuan untuk bisa menuangkan sesuatu dengan khas dan efektif itu sangat kita perlukan," tutup Ivan. (Z-4)

Read Entire Article